Tampilkan postingan dengan label Mantan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mantan. Tampilkan semua postingan

60% Mantan Pacar Masih Berteman, Psikolog: Tak Ada Manfaatnya

60% Mantan Pacar Masih Berteman, Psikolog: Tak Ada Manfaatnya


Menurut penelitian, 60% mantan pacar masih berteman. Psikolog menyebut hal tersebut tak ada manfaatnya.

Seperti hubungan Selena Gomez dan Justin Bieber saat ini, banyak mantan pasangan yang masih ingin menjalin kedekatan meski sudah putus. Berbagai sumber menyebut bahwa Selena dan Justin saat ini masih dalam batas pertemenan.

Di dunia percintaan mencoba berteman dengan mantan kekasih kenyataannya keinginan banyak orang. Penelitian dari University of Kansas menyebut bahwa 60% orang masih ingin berteman dengan mantan pacarnya.

Menjalanin hubungan pertemanan karena perasaan romantisme yang masih tersisa hanya akan menghancurkan pertemenan. Penulis penelitian Rebecca Griffith yang juga seorang psikolog mengatakan bahwa berteman dengan mantan sangat sedikit keuntungannya. Ujung-ujungnya hanya membuat jadi baper.

"Anda tidak akan mendapatkan manfaat apapun dari pertemenan tersebut, Anda hanya cenderung terjebak lebih lama saja," ujar penulis penelitian Rebecca Griffith.

Di balik status 'berteman dengan mantan' ada perasaan emosional yang terpendam. Menurut Rebecca, biasanya mereka tidak ingin kehilangan perhatian dari mantan.

Dalam penelitian lain yang terkait dengan mantan juga menyebut bahwa 33% orang masih memimpikan kisah-kasih yang indah dengan mantan saat pacaran dulu. Penelitian yang dilakukan oleh website Match tersebut mengatakan bahwa pria dan wanita masih sering mimpi indah tentang hubungan masa lalu dengan mantan, bahkan mereka masih berfantasi dengan orang di masa lalunya itu.


Sumber : https://wolipop.detik.com

4 Fakta Menarik Saat Membicarakan Tentang Sosok 'Mantan Kekasih'

4 Fakta Menarik Saat Membicarakan Tentang Sosok 'Mantan Kekasih'

Berakhirnya kisah cinta Anda dan kekasih tentu membuat Anda galau. Meskipun hubungan asmara Anda dan kekasih pada akhirnya harus berakhir, sosok mantan kekasih seringkali masih sulit untk terlupakan dalam benak setiap orang. Hubungan asmara yang sebelumnya terjalin lama dan juga kenangan indah bersama mantan kekasih jelas menjadi suatu pengalaman manis yag akan sulit untuk dilupakan bagi siapa saja.
Sehingga tentu dari gambaran kondisi di atas, sosok mantan kekasih tentu saja dapat masih dapat membawa pengaruh terhadap kehidupan seseorang, baik terhadap kehidupan sosialnya ataupun kehidupan asmaranya nanti. Oleh karena itu, terdapat sebuah hasil survei sebagaimana yang dilansir dari Cosmopolitan UK yang menemukan beberapa fakta menarik saat membahas atau pun membicarakan seputar mantan kekasih. Lantas fakta-fakta menarik apa saja yang terungkap saat Anda membicarakan seputar mantan kekasih? Ini dia empat fakta menarik seputar mantan kekasih yang dimaksud, antara lain :
1. Mengeluarkan Unek-unek pada Sosok Mantan Kekasih
Meluapkan rasa kesal, jengkel, hingga sikap emosi Anda pada sang mantan sebenarnya dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan Anda secara mental. Sebuh hasil studi sebagaimana yang dilakukan oleh para peneliti dari University uf Utah, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa saat seseorang menunjukkan rasa emosi dan kesalnya pada mantan kekasihnya, maka ia pun sudah berperan dan berupaya untuk terhindari dari depresi pasca hubungannya berakhir. Tentu perasaan depresi yang dapat reda dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah untuk lepas dari bayan-bayang mantan kekasihnya tersebut dan membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan cinta yang baru. Namu, hal yang sebaiknya Anda ingat, meluapkan kekesalan ataupun kebencian Anda pada sang mantan bukan berarti dengan membuat Anda dengan seenaknya mengumbar segala sikap ataupun kebiasaan buruknya. Melainkan, bersuaahalah untuk tidak menahan diri Anda dan juga tidak mendendam padanya.
2. Tetap Menjaga Komunikasi Dengan Sang Mantan
Pada kebanyakan hubungan asmara yang telah beakhir dengan kekasihnya, maka umumnya kondisi yang paling sering terjadi yakni diantara keduanya sudah tidak lagi terjalin komunikasi yang intens seperti dulu pasca hubungan asmara keduanya telah berakhir. Namun, dari hasil studi sebagaimana yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Arizona, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa menjaga komunikasi (kontak) antara seseorang dengan mantan kekasihnya tidaklah harus selalu membawa manfaat buruk. Bahkan dari hasil penelitian tersebut, perasaan seseorang merasa lebih tenang disaat mereka tetap menjalin komunikasi dan hubungan pertemanan dengan mantan kekasihnya. Meskipun terbatas dan membuat keduanya tidak harus dengan saling bertemu secara langsung, saat kontak ataupun komunikasi tetap berjalan dengan baik, misalnya dengan saling bertelefonan, mengirim ucapan hari jadi, ataupun hari perayaan tertentu. Dapat membuat keduanya tidak saling menyimpan dendam satu sama lain
3. Topik Mantan Kekasih Dapat Membuat Si Dia Semakin Mengejar Anda
Memiliki agenda kencan dengan seeseorang yang baru, tentu menjadikan mantan kekasih menjadi topik yang terlarang disaat Anda baru saja membangun kedekatan dengan si dia. Namun, disaat Anda dan kekasih yang baru saling berbagi cerita kisah asmara yang lalu, maka beradasarkan hasil studi yang kemudian dilansir dalam  Journal of Experimental Social Psychology, berdiskusi dengan topik seputar mantan kekasih sangat memberikan manfaat positif, dimana jalinan asmara Anda yang baru dapat semakin mendekatan Anda dengan si dia. Sehingga hubungan asmara yang baru Anda jalani akan menjadi lebih berisi dan berkualitas.
4. Banyak Orang yang Masih Sering Menguntit Mantan Kekasihnya
Meskipun hubungan asmara seseorang telah berakhir dengan kekasihnya, sebagian besar orang masih sulit untuk melupakan sosok mantan kekasih dalam kehidupannya kini. Dari hasil survei yang terbaru, terdapat 85% respoden dari survi tersebut mengakui bahwa meskipun jalinan asmara mereka telah berakhir dengan mantan kekasihnya, ternyata kebanyakan dari responden masih sering mencari tahu kehidupan terkini dari mantan kekasihnya pasca hubungan asmara keduanya telah berakhir. Sehingga rasa ingin tahu tentang kehidupan terkini dari mantan kekasih inilah yang kemudia memuci semakin maraknya cyber-stalking.  Namun, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Missouri, cyber-talking kerap dilakukan oleh seseorang terhadap mantan kekasihnya oleh karena menerut mereka, hasil seperti demikian dapat membuat mereka menjadi lebih senang dan memandangnya sebagai suatu hal yang menyenangkan.
Sumber : https://segiempat.com

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Bagi sebagian orang, selain menguras air mata dan bikin sesak perasaan, momen putus juga merupakan momen yang memantik gengsi. Saat putus, orang jadi bisa tiba-tiba sensitif dan mudah tersinggung harga dirinya. Dalam fase setelah putus, biasanya sepasang mantan kekasih yang baru saja berpisah akan berlomba-lomba untuk terlihat baik-baik saja seolah nggak mau ngalah untuk saling menutupi kesedihan mereka. Tak heran jika sebagian orang menganggap move on atau menjalin hubungan setelah putus adalah sebuah kompetisi yang harus dimenangkan.
Nggak ada yang salah memang, tapi nggak sepenuhnya benar juga. Karena buru-buru menjalin hubungan baru setelah putus juga nggak selamanya menguntungkan. Nah, simak alasan berikut biar kamu nggak latah buat ikut-ikutan!

1. Untuk saat ini, jadikan introspeksi dan pemulihan jiwamu sebagai prioritas utamamu

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Kamu nggak perlu berpura-pura untuk terlihat baik-baik saja, kamu lebih butuh menata hati dan perasaanmu agar kembali pulih seperti sedia kala. Jadikan momen putus ini sebagai saat yang tepat untuk introspeksi diri dan berpikir ulang tentang apa yang salah dan perlu diperbaiki.

2. Tanyakan kembali ke dirimu, kenapa ingin buru-buru menjalin hubungan, sudah siap kah atau sekadar ingin mencari pelarian?

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Diakui atau tidak, tak semua orang menjalin hubungan atas dasar kesiapan. Nggak jarang, sebagian orang bahkan tak ragu untuk menjalin hubungan hanya karna didasari oleh rasa kesepian. Hubungan yang seperti inilah yang nantinya akan menjadi bumerang. Lama-kelamaan kamu akan tertekan karena menjalaninya dengan hanya setengah hati, selain itu ketidakseriusanmu ini pun akan menyakiti hati pasanganmu yang baru.

3. Jangan cari orang baru kalau masih terbayang mantan. Bukannya tulus menerima, kamu justru bisa terus membanding-bandingkan

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Saat kamu masih terbayang tentang semua ingatanmu dengan mantan, tanpa sadar kamu akan berekspektasi dan menetapkan standar yang sama untuk orang yang akan menggantikannya. Kamu akan kecewa kalau kelak nantinya sikap dan perlakuan pasanganmu ternyata sangat berbeda dengan mantanmu atau bahkan bertolak belakang.

4. Lebih baik menunda untuk mencari pasangan daripada terpuruk dalam kekecewaan yang lebih mendalam

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Kecenderunganmu untuk membanding-bandingkan pasanganmu yang sekarang dengan mantan akan membuatmu semakin larut dalam kekecewaan. Hubungan yang buru-buru dijalin atas pertimbangan yang labil dan emosi sesaat ini tak jarang malah berakhir dengan lebih sedih dan menyakitkan. Kamu tak ingin semakin menambah beban perasaanmu ‘kan?

5. Jangan biarkan emosi dan luka hatimu setelah putus berimbas pada hubungan barumu

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Wajar jika setelah putus kamu merasakan yang namanya patah hati. Seperti yang kita tahu, patah hati selalu diiringi oleh emosi negatif dan perasaan down seperti kesedihan, kemarahan, kekecewaan dan rasa tidak berharga. Sebelum menjalin hubungan dengan orang baru, pastikan kamu sudah bebas dari insekuritas dan emosi negatif tersebut biar nantinya hubunganmu dapat terjalin dengan lebih baik dan kamu tidak membebani pasanganmu.

6. Move on terlalu cepat kadang membuatmu terkesan sebagai pihak yang paling bersalah dan malah jadi bahan omongan

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Menjalin hubungan baru sesaat setelah putus akan membuat sebagian orang atau bahkan mantanmu sendiri berpikir bahwa kamu terlalu tega dan nggak punya perasaan. Risikonya, rumor yang tidak mengenakkan seperti hobi gonta-ganti pasangan dan tuduhan perselingkuhan pun akan dengan mudah menyebar.

7. Menunda menjalin hubungan baru bukan berarti kamu kalah. Justru itu akan menghindarkanmu dari risiko memilih orang yang salah

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Kalau motivasimu segera menjalin hubungan baru cuma karena nggak mau kalah dari mantan, kamu harus berpikir ulang. Hati dan pikiranmu bahkan belum cukup jernih untuk menentukan hal apa yang lebih tepat untuk kamu lakukan. Itu hanya akan membuatmu menjadi kurang bijak dalam mengambil keputusan serta cenderung sembrono dan asal dalam menentukan pilihan.
Nggak semua hal lebih baik untuk disegerakan, salah satunya perkara menjalin hubungan baru setelah putus dari mantan. Karena untuk terlihat tegar, kamu nggak perlu saingan sama mantan buat cepet-cepetan dapat pacar.
Sumber : http://www.hipwee.com

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Hai para hati yang gagal move on! Sudahkan kehampaanmu terobati? Meskipun kamu nggak mengakuinya tapi kenyataan bahwa kamu sudah berhasil mengklik artikel ini adalah bukti kamu juga ingin kepo mantan dan gebetan tanpa ketahuan, apalagi ke gap sama temen sendiri. Duh malu, ‘kan. Harga diri bisa-bisa anjlog gara-gara dikira gagal move on (padahal emang iya!).
Tenang aja, rasa ingin tahu itu memang sifat natural manusia, ini menurut ilmuwan yang sampai sekarang belum ada publikasi penelitiannya. 😀 Berlatar belakang dari hobi nakal jempol dan jari-jarimu saat nganggur di malam dan siang hari untuk sekedar menengok akun sosial media mantan dan gebetan, kali ini Hipwee Tips akan kasih kamu bocoran gimana sih caranya stalking like a pro! Ini juga berlandaskan asas: apa pun yang kamu lakukan, lakukanlah seperti ahlinya dan jangan pernah setengah-setengah. Termasuk waktu kamu kepo. Yuk ah cus disimak!

1. Gunakan jari-jarimu dengan baik. Kalau ada sekolah kepribadian jempol, cus ikutan!

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Kunci dari keberhasilan kepo tanpa ketahuan adalah keahlian jari-jari indahmu, terutama jempol. Smartphone yang kebanyakan sudah touchscreen mengharuskan jarimu terlatih buat nggak ‘sembarang’ menekan tombol like dan tombol follow tanpa disengaja. Karena dua tombol ini kalau ditekan maka efeknya sama dengan Kim Jong-un yang nembak rudal ke pangkalan militer AS. Bikin dag dig dug ser. Maka itu, tetaplah konsentrasi dan jangan terlalu menjiwai saat scrolling, ingat lho double tap di Instagram sama aja like. Notifikasinya pun pasti masuk langsung ke orang yang kamu stalk, dan berakibat bingung naruh muka di mana (berdasarkan pengalaman pribadi).

2. Masing-masing akun sosmed punya kriteria soal “bahan” yang bisa kamu kepoin. Jangan nyasar-nyasar deh, hatimu nggak ada google maps!

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau GebetanTips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Kalau berniat ingin tahu personaliti gebetanmu, mantanmu, atau bahkan gebetan mantanmu, cus ke akun Twitter-nya. Di Twitter, cuitan sangat menggambarkan kepribadian. Kalau isi cuitan Twitter-nya hanya kebun binatang semua, maklum aja, mungkin dia sekarang kerja di Ragunan.
Kalau kamu nggak yakin dia kerja di Ragunan, cus ke akun LinkedIn-nya. Di sini bisa dilihat kan sebenarnya orang yang kamu kepoin itu lagi sibuk kerja apa. Sekalian kamu bisa tahu sejauh apa prestasi kerjanya, siapa tahu sekarang gajinya tambah fantastis dan kamu tambah gagal move on! Sabar aja, hati memang banyak maunya.
Kalau kamu ingin tahu foto-foto masa lalunya, coba buka akun Facebook-nya. Kebanyakan Facebook memang berisi foto-foto aib masa lalu yang saking banyaknya nggak bisa lagi dihilangin jejaknya. Rata-rata orang malas menghapus konten masa lalu di Facebook-nya dan bahkan ada yang menganggap itu kenangan dan bukti bahwa dia pernah alay.
Nah untuk lihat keseharian dan foto masa kini yang hits, kamu bisa stalk akun Instagramnya. Khusus buat akun Instagram, jangan kepo setengah-setengah. Kepoin juga foto tautannya atau photo tag. Karena di photo tag yang kebanyakan diunggah teman-temannya, akan lebih minim pencitraan dan bisa kelihatan gimana posisi pergaulannya sama teman-temannya.

3. Gunakan holder ring/holder di smartphone-mu. Biar nggak jatuh waktu kamu lagi stalking, mau tau biar apa?

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Ini salah satu kesalahan tak terduga para kepowan kepowati kalau punya smartphone yang berukuran cukup besar tapi nggak ada holder-nya. Pas lagi asyique stalking sambil tiduran tetiba ponsel jatuh ke muka, selain hidung yang mancung dan jidat bakal lumayan sakit, sentuhan layar dengan wajahmu bisa-bisa bikin nggak sengaja follow  dan like foto gebetan. Dijamin, setelah ponselmu jatuh ke muka akan ada sengatan deg-degan karena takut ada yang ‘kepencet’. Makanya buat jaga-jaga, pasang holder di poselmu ya. Ini bukan promosi.

4. Kalau nggak mau ke-gap sama teman, selingkuhan, atau temannya selingkuhan yang sekarang jadi gebetan. Rajin-rajinlah bersihin history

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Sering kejadian, berniat cari hal-hal ‘menyenangkan’ di Instagram dengan tagar #tantemanja atau #cowokseger berakhir dengan tengsin karena teman yang kebetulan mau pinjam atau lihat-lihat akun Instagram-mu mendapati search history atau riwayat pencarianmu kok ternyata mengerikan semua. Maka harga dirimu mau ditaruh di mana.
Jadi, rajinlah buat clear search history. Untuk di Instagram, kamu bisa tekan tombol ini di option profilmu di bagian about. Nah kalau untuk Facebook, Twitter, dan sosial media lain lebih baik kamu clear history/bersihkan riwayat di browser kamu. Untuk yang pakai aplikasi, masuklah ke pengaturan, applikasi, dan tekan aplikasi yang ingin kamu ‘amankan’ lalu clear cache. Nah, aman deh! Makanya kalau pun mau menjelajah ke dunia-dunia yang kamu rahasiakan melalui browsermu, buka di incognito tab  aja ya. Nggak akan masuk history deh hasil pencarianmu.

5. Jangan stalking di tempat umum. Mata yang sigap mengintip ada dimana-mana, maka waspadalah!

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Kalau pun nggak tahan banget pengen stalking orang, kamu juga perlu lihat situasi dan kondisi dong. Jangan stalking di kelas atau di kantor, dimana mata-mata nakal bisa setiap saat ngegapin kamu lagi stalking. Wah kamu langsung bakal dikira super kurang kerjaan. Tapi ini bisa diatasi kalau kamu mau modal dikit kok. Belilah screen protector dengan warna gelap atau mirror biar layarmu nggak bisa dilihat dari samping. Bisa aman mau stalking dimana pun kan?

6. Bikin akun palsu khusus buat kepoin dan stalking, perlu nggak sih?

Tips Stalking Like a Pro! Buat Kamu yang Susah Move On dan Hobi Kepoin Akun Mantan atau Gebetan

Nah ini, kalau kamu sudah berpikiran bahkan sudah membuat satu akun palsu hanya untuk stalking-stalking, rasanya tingkat gagal move on mu sudah sangat akut. Sebenrnya kepo bukanlah perbuatan yang dibenarkan menurut kitab Tatang Sutarman. Jadi, bikin akun palsu untuk stalking sebenarnya nggak berfaedah. Karena menurut pengalaman teman, stalking lebih candu daripada dumolid dan justru akan membuatmu hatimu makin sakit dan perasaanmu makin hampa.
Nah, sekebelet-kebeletnya kamu tahu kabar mantan atau gebetan atau gebetan mantan. Baiknya kamu bersikap stay cool meski kalau tengah malam kamu akhirnya kepoin mereka juga. Tapi jangan terlalu terlarut buat ‘menonton’ kehidupan orang. Kamu punya hidup sendiri yang jauh lebih berharga buat dipikirkan lho!
Sumber : http://www.hipwee.com

8 Fakta Tentang Mantan Pacar

8 Fakta Tentang Mantan Pacar


Mantan pacar merupakan seseorang yang dulu pernah menjalin cinta dengan Kamu namun akhirnya putus. Dalam kenyataannya, mantan pacar tidak selalu bisa menghilang begitu saja. Ada juga yang selalu hadir baik dalam bentuk kenangan, pelajaran, atau bahkan benar-benar hadir dalam bentuk nyata.

Semua tidak sama, karena dari banyak faktor seperti rasa cinta yang dirasakan dulu, keadaan, bahkan mungkin juga karena takdir, kadang mantan sengaja atau tidak, bisa membayangi kehidupan Kamu begitu juga sebaliknya. Atas dasar itu, sebenarnya terdapat banyak fakta yang berkaitan dengan mantan. Seperti biasa, inilah fakta-fakta tentang mantan.

1. Mantan bisa bangga pernah menjalin hubungan dengan Kamu, bukan selalu karena kisah kalian dulu. Tapi lebih menuju pada keadaan kamu saat ini yang memang pantas dibanggakan. Jadi jangan berharap mantan merasa bangga jika keadaan Kamu saat ini bisa dikatakan payah. Karena meskipun Dia bisa mengakui kalau Kamu adalah mantan pacarnya, jika keadaan Kamu saat ini payah maka besar kemungkinan Dia mengakui dengan ada sedikit rasa malu. Sebaliknya, tanpa ditanya kalau keadaan Kamu saat ini membanggakan maka Dia bisa mengakui begitu saja kalau Kamu adalah mantannya. Dan Dia cukup bangga mengatakan hal itu.

2. Seperti sebelumnya, mantan bisa jatuh cinta lagi atau mungkin ada ketertarikan terhadap diri Kamu, juga karena keadaan Kamu sekarang. Seperti apapun Kamu dulu, jika saat ini keadaan buruk maka Dia bisa berpikir ulang untuk mendekat. Tapi jika keadaan Kamu saat ini baik, maka Dia tidak ada keraguan untuk "mengganggu" hidup Kamu. Itu akan terjadi selama ada kesempatan.



3. Mantan tidak akan pernah lagi mengganggu jika Kamu benar-benar tidak memberinya kesempatan. Jadi jika pacar Kamu saat ini merasa terganggu dengan sosok mantan yang masih berusaha berkomunikasi dengan Kamu, dan itu terjadi terus menerus artinya Dia melihat ada kesempatan masuk. Jadi jika tidak ingin hubungan saat ini rusak, tutup total kesempatan mantan untuk mengganggu. Dengan begitu, usaha Dia untuk masuk paling maksimal hanya bisa menampakkan diri.

4. Hal yang paling membuat Kamu atau mantan susah move on, hanyalah menuruti rasa penasaran. Rasa penasaran terhadap apa yang sudah dilalui mantan tanpa ada Kamu, penasaran tentang siapa pacar barunya, juga rasa penasaran terhadap perasaan mantan yang dirasakan saat ini terhadap Kamu. Jika Kamu bisa membuang pikiran tersebut dan mampu menahan diri, maka lebih mudah untuk move on. Apalagi Kamu bisa menentukan tujuan hidup kedepan. Itu lebih baik.

5. Sekuat apapun dan selama apapun kebersamaan kalian dulu, bahkan sebanyak apapun kisah yang sudah kalian lalui, bisa dengan mudah dikalahkan oleh keadaan. Misalnya saja Kamu dengan mantan sudah lama pacaran, akan tetapi kini Dia memiliki hubungan dengan Orang yang lebih baik. Dari banyak pertimbangan, Kamu tidak bisa menandingi pacar barunya. Maka meskipun Dia ada rasa terhadap Kamu, Dia akan lebih memilih Orang yang memang Dia butuhkan. Dan itu tentu saja bukan Kamu.

6. Sebesar apapun cinta Kamu terhadap mantan, jika sampai balikan perasaan tidak akan pernah bisa sama seperti ketika awal kenalan. Ini disebabkan karena rasa penasaran yang sudah tidak ada, tidak adanya proses menyesuaikan diri, dan juga pengetahuan tentang baik buruknya mantan.

7. Kamu tidak akan dianggap mengganggu meskipun hadir dalam hidup sang mantan, jika Kamu bisa bersikap dan tidak menunjukkan seolah pernah ada kisah cinta diantara kalian.

8. Kamu tidak perlu cemburu jika pacar Kamu saat ini punya mantan banyak. Karena jika tidak ada istilah mantan dalam hidupnya, pasti Dia tidak bisa bersikap atau menjadi sosok seperti sekarang ini.

Cukup itu dulu, jika ada saran sebaiknya tulis dibagian komentar jangan hanya disimpan dalam hati. Satu pesan dari madjongke.com tentang mantan pacar, sebaik apapun mantan pacar Kamu, jangan selalu berharap pacar baru bisa seperti mantan. Karena setiap Orang punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Akan lebih baik jika Kamu berusaha menyesuaikan diri.


Sumber : http://www.madjongke.com

Cara Aman Stalking Instagram Gebetan dan Mantan

Cara Aman Stalking Instagram Gebetan dan Mantan

Semua orang pasti punya rasa ingin tahu yang tinggi. Makanya setiap ada yang baru pasti ada pengen diketahui dari banyak sisi. Apalagi kalau soal gebetan yang jadi idaman banyak teman. Lebih-lebih soal mantan yang masih saja say hello walau sudah tinggal di lain kota. Nggak heran kalau buat anak remaja kayak kamu, hal yang biasanya bikin kepo maksimal itu pasti soal gebetan dan mantan.
Nah, salah satu cara untuk memuaskan rasa ingin tahu adalah dengan stalking Instagram. Makanya, saat stalking, kamu nggak boleh sampai ketahuan, lho. Kalau tidak, kamu pasti malu banget dan salah tingkah waktu benar-benar ketemu. Lalu, gimana caranya biar aman pas stalking gebetan dan mantan tanpa harus ketahuan? Yuk, simak tiga cara berikut ini.
Buka lewat komputer
Buka Instagram lewat ponsel mesti hati-hati banget. Soalnya, alih-alih mau scrolling cepet-cepet, kamu malah ke-like karena nggak sengaja tap dua kali. Nah, loh! Bahaya, kan? Tenang. Resiko itu bisa diperkecil kalau kamu stalking pakai komputer atau PC. Soalnya di komputer kamu lebih susah nge-like dan harus klik dua kali atau pencet tombol love di bagian yang tepat.

Pinjem hape orang
Mau stalking lewat ponsel sambil tiduran? Bisa! Pinjem aja hape sepupu atau sahabatmu. Kamu bisa puas-puasin stalking gebetan dan mantan tanpa perlu takut kepencet tombol like. Kalau pun terlanjur mencet like, dia nggak akan tahu kalau itu kamu. Tapi kamu juga harus ingat kalau hape itu bukan punya kamu, loh. Jadi, tetap hati-hati, ya.

Bikin alter akun
Nggak ada yang bisa kamu pinjem hape? Bikin akun baru aja. Apalagi syaratnya juga mudah, cukup email, password, dan username yang belum dipakai. Username akun baru kamu harus ada kaitannya dengan apa yang gebetan atau mantanmu suka biar dia nggak tahu kalau itu kamu. Misal, kalau gebetan atau mantan kamu suka One Direction, kamu bikin aja 1Dforever, DirectionerJakartasejati, Louislovers, atau yang lainnya.

Selamat cari tahu tentang gebetan dan mantanmu, ya! Jangan sampai ketahuan, gengsi! Jangan lupa juga untuk menabahkan hati kalau ternyata gebetanmu juga punya gebetan yang lain atau mantanmu sudah punya pacar baru.
Sumber : http://www.gregetan.com