Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan

Dua Merek Mie Instan Ini Ternyata Dibuat dari Limbah

Dua Merek Mie Instan Ini Ternyata Dibuat dari Limbah

Perbuatan tak layak ditiru dilakukan oleh tiga pabrik makanan di Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka diduga memproduksi makanan ringan berjenis mie dengan bahan bakar limbah.
Satreskrim Polresta Sidoarjo pun menggerebek pabrik yang digunakan menjadi tempat produksi mie di desa Gampang, Kecamatan Prambon.  Mie tersebut antara lain bermerek 'Mickey Joss' dan 'Mie Sedap Cha-Cha'.
Dua Merek Mie Instan Ini Ternyata Dibuat dari Limbah

Liputan6.com, (5/6), memberitakan bahwa makanan yang tak layak konsumsi tersebut diduga telah tersebar di sejumlah wilayah selama bulan Ramadan tahun ini. Polisi pun langsung mengamankan pabrik yang diduga milik milik Bashori (42), Ali Murtadho (37) dan M. Basori (49) tersebut. Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris menjelaskan bahwa penggerebekan tersebut merupakan pengembangan dari laporan masyarakat.

Bagaimana cara mereka mengolah limbah tersebut menjadi mie?

Dua Merek Mie Instan Ini Ternyata Dibuat dari Limbah

Pertanyaanya adalah bagaimana cara ketiga pabrik tersebut memproduksi mie dari bahan limbah? Pertama, pabrik tersebut diduga membeli bahan sisa produksi dari PT. KAS Gresik. Bahan sisa produksi tersebut lalu “diakali” sedemikian rupa supaya bisa menjadi mie instan.  Tak lupa, produsen juga menambahkan bumbu-bumbu mie supaya tampilannya kian meyakinkan, yakni balado, rica-rica, krispy, dan lain-lain. Polisi pun mengamankan sejumlah mie yang diduga dibuat dari limbah tersebut.
Harris menjelaskan bahwa makanan tersebut sangat tidak layak konsumsi. Seharusnya, kata dia, produk itu lebih layak digunakan untuk pakan ternak. Parahnya, pabrik yang telah beroperasi selama 9 tahun ini diprediksi bisa memperoleh omzet hingga Rp 12 juta per bulan. 

Sebelumnya kasus yang sama pernah terjadi di Sidoarjo.

Dua Merek Mie Instan Ini Ternyata Dibuat dari Limbah

Selain di Desa Gampang, sebelumnya polisi juga menggerebek sejumlah pabrik di Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur atas kasus yang sama.
Delapan orang pelaku berinisial JN, YN, MS, MU, NA, MU, AY dan B, kini diamankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.  Selain menyegel sejumlah home industri antara lain UD. Lala Food, UD. Ceria, UD. Sari Rasa, UD. BI dan UD. HM, polisi juga menyita barang bukti berupa 4 sak nugget, 4 sak kentucky sate, 4 bergedel ayam, 4 sak tepung terigu, 8 unit siler dan 1 sak bahan pengenyal.
Para pelaku pun terancam dengan sanksi UU No 18 tahun 2012 tentang pangan dan Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mereka pun terancam hukuman 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 2 miliar.
Sumber : https://news.idntimes.com

Ingin Tubuh Terlindung, Makan Pisang Kepok

Ingin Tubuh Terlindung, Makan Pisang Kepok

Potensi hayati Indonesia sebenarnya sangat melimpah. Kebanyakan hasil bumi dan laut tersebut hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Peneliti Avian Influenza Research Center (AIRC) Universitas Airlangga (Unair) berupaya mengembangkan potensi itu sebagai sarana vaksin.
Ketua AIRC Unair Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom menuturkan, pihaknya tengah mengembangkan vaksin pada ikan dan pisang. Yakni, ikan zebra dan pisang kepok. ”Kalau selama ini kekayaan hayati itu dimanfaatkan untuk lifestyle, kami berupaya memanfaatkannya di bidang lain,” ujarnya.
Nidom bersama Almira Lahay, staf AIRC Unair, mengembangkan vaksin pada ikan. Almira yang juga sarjana perikanan tertarik mengembangkannya ke arah vaksin. ”Selama ini, bahan baku pembuatan vaksin manusia itu telur dan sel,” jelas Nidom.
Saat penelitian, ikan diinfeksi virus yang ada pada vaksin flu. Ternyata, virus yang sudah jinak itu mampu tumbuh pada tubuh ikan dengan baik, bahkan berkembang biak lebih banyak. ”Setelah kami uji, strukturnya tidak ada mutasi,” katanya.
Potensi akuakultur di Indonesia memang beragam. Tentu penelitian harus tetap berjalan agar bisa diketahui potensi apa saja yang terdapat pada organisme air tersebut. Penelitian yang dilakukan Almira itu akan dipresentasikan pada International Society for Influenza & other Respiratory Virus Diseases (ISIRV) Conference 2017 di Shanghai, Tiongkok, pada 12–16 Juni.
Selain ikan zebra, AIRC mengembangkan jenis ikan lain. Tahun ini, mereka tengah mengembangkan vaksin tersebut. Tujuannya, menanggulangi HIV/AIDS. Sayang, Nidom belum mau bercerita lebih banyak soal hal itu. ”Tahun depan, kalau tidak ada aral, kami publikasikan hasil riset awalnya,” ucapnya.
Menurut Nidom, negara lain juga tengah berpacu untuk meneliti potensi kelautan. Karena itu, pihaknya berusaha serius agar tidak tertinggal. ”Kalau tidak ada riset, maka tidak ada inovasi. Kita hanya akan menjadi bangsa konsumen,” tegasnya.
Bahan lain yang bisa dimanfaatkan untuk membawa vaksin adalah pisang kepok. Sama halnya dengan ikan zebra, vaksin pisang kepok digunakan untuk menanggulangi flu. ”Dua tahun lagi mungkin sudah bisa produksi,” tutur guru besar Fakultas Kedokteran Hewan Unair tersebut.
Nidom bermimpi, vaksin tak lagi disuntikkan. Manusia cukup mengonsumsi bahan makanan yang mengandung vaksin dan tubuhnya bakal terlindungi. 
Sumber : http://www.jawapos.com

Hati-hati! 6 Makanan Ini Mengandung 6000 Cacing, Harus di Masak Sampai Matang!

Hati-hati! 6 Makanan Ini Mengandung 6000 Cacing, Harus di Masak Sampai Matang!

Seorang anak wanita (Xiao Yan) sepanjang 6 bulan ini kerap alami sakit kepala, lantaran tidak tahan pada akhirnya gadis ini memeriksakan diri ke dokter. Sesudah di check ternyata ada seekor cacing putih tengah berenang di otaknya!
Berdasar pada pengamatan, mungkin saja Xiao Yan makan sayur mentah atau daging mentah yang ada cacingnya, telur cacing masuk dari saluran pencernaan ke jaringan otak lewat darah.

Dokter mengingatkan jangan sampai konsumsi makanan mentah, sayur serta daging mesti dimasak hingga matang dahulu baru boleh dikonsumsi.

Bila cacing itu termakan oleh kita, itu bakal menembus dinding pencernaan, lewat saluran darah mencari tempat tinggal yang nyaman.

Sebagian makanan berikut ini merupakan makanan yang tidak bisa dikonsumsi dalam kondisi mentah, mereka kaya parasit, apabila makan tak baik untuk badan :

1. Siput

2. Udang karang

3. Ikan air tawar mentah

4. Steak yang dimasak setengah matang

5. Daging domba

6. Keong

Perhatikan makanan di atas ya, jangan sampai anda memakan cacing!

Sumber : http://www.beradab.com