4 Fakta Menarik Saat Membicarakan Tentang Sosok 'Mantan Kekasih'

4 Fakta Menarik Saat Membicarakan Tentang Sosok 'Mantan Kekasih'

Berakhirnya kisah cinta Anda dan kekasih tentu membuat Anda galau. Meskipun hubungan asmara Anda dan kekasih pada akhirnya harus berakhir, sosok mantan kekasih seringkali masih sulit untk terlupakan dalam benak setiap orang. Hubungan asmara yang sebelumnya terjalin lama dan juga kenangan indah bersama mantan kekasih jelas menjadi suatu pengalaman manis yag akan sulit untuk dilupakan bagi siapa saja.
Sehingga tentu dari gambaran kondisi di atas, sosok mantan kekasih tentu saja dapat masih dapat membawa pengaruh terhadap kehidupan seseorang, baik terhadap kehidupan sosialnya ataupun kehidupan asmaranya nanti. Oleh karena itu, terdapat sebuah hasil survei sebagaimana yang dilansir dari Cosmopolitan UK yang menemukan beberapa fakta menarik saat membahas atau pun membicarakan seputar mantan kekasih. Lantas fakta-fakta menarik apa saja yang terungkap saat Anda membicarakan seputar mantan kekasih? Ini dia empat fakta menarik seputar mantan kekasih yang dimaksud, antara lain :
1. Mengeluarkan Unek-unek pada Sosok Mantan Kekasih
Meluapkan rasa kesal, jengkel, hingga sikap emosi Anda pada sang mantan sebenarnya dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan Anda secara mental. Sebuh hasil studi sebagaimana yang dilakukan oleh para peneliti dari University uf Utah, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa saat seseorang menunjukkan rasa emosi dan kesalnya pada mantan kekasihnya, maka ia pun sudah berperan dan berupaya untuk terhindari dari depresi pasca hubungannya berakhir. Tentu perasaan depresi yang dapat reda dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah untuk lepas dari bayan-bayang mantan kekasihnya tersebut dan membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan cinta yang baru. Namu, hal yang sebaiknya Anda ingat, meluapkan kekesalan ataupun kebencian Anda pada sang mantan bukan berarti dengan membuat Anda dengan seenaknya mengumbar segala sikap ataupun kebiasaan buruknya. Melainkan, bersuaahalah untuk tidak menahan diri Anda dan juga tidak mendendam padanya.
2. Tetap Menjaga Komunikasi Dengan Sang Mantan
Pada kebanyakan hubungan asmara yang telah beakhir dengan kekasihnya, maka umumnya kondisi yang paling sering terjadi yakni diantara keduanya sudah tidak lagi terjalin komunikasi yang intens seperti dulu pasca hubungan asmara keduanya telah berakhir. Namun, dari hasil studi sebagaimana yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Arizona, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa menjaga komunikasi (kontak) antara seseorang dengan mantan kekasihnya tidaklah harus selalu membawa manfaat buruk. Bahkan dari hasil penelitian tersebut, perasaan seseorang merasa lebih tenang disaat mereka tetap menjalin komunikasi dan hubungan pertemanan dengan mantan kekasihnya. Meskipun terbatas dan membuat keduanya tidak harus dengan saling bertemu secara langsung, saat kontak ataupun komunikasi tetap berjalan dengan baik, misalnya dengan saling bertelefonan, mengirim ucapan hari jadi, ataupun hari perayaan tertentu. Dapat membuat keduanya tidak saling menyimpan dendam satu sama lain
3. Topik Mantan Kekasih Dapat Membuat Si Dia Semakin Mengejar Anda
Memiliki agenda kencan dengan seeseorang yang baru, tentu menjadikan mantan kekasih menjadi topik yang terlarang disaat Anda baru saja membangun kedekatan dengan si dia. Namun, disaat Anda dan kekasih yang baru saling berbagi cerita kisah asmara yang lalu, maka beradasarkan hasil studi yang kemudian dilansir dalam  Journal of Experimental Social Psychology, berdiskusi dengan topik seputar mantan kekasih sangat memberikan manfaat positif, dimana jalinan asmara Anda yang baru dapat semakin mendekatan Anda dengan si dia. Sehingga hubungan asmara yang baru Anda jalani akan menjadi lebih berisi dan berkualitas.
4. Banyak Orang yang Masih Sering Menguntit Mantan Kekasihnya
Meskipun hubungan asmara seseorang telah berakhir dengan kekasihnya, sebagian besar orang masih sulit untuk melupakan sosok mantan kekasih dalam kehidupannya kini. Dari hasil survei yang terbaru, terdapat 85% respoden dari survi tersebut mengakui bahwa meskipun jalinan asmara mereka telah berakhir dengan mantan kekasihnya, ternyata kebanyakan dari responden masih sering mencari tahu kehidupan terkini dari mantan kekasihnya pasca hubungan asmara keduanya telah berakhir. Sehingga rasa ingin tahu tentang kehidupan terkini dari mantan kekasih inilah yang kemudia memuci semakin maraknya cyber-stalking.  Namun, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Missouri, cyber-talking kerap dilakukan oleh seseorang terhadap mantan kekasihnya oleh karena menerut mereka, hasil seperti demikian dapat membuat mereka menjadi lebih senang dan memandangnya sebagai suatu hal yang menyenangkan.
Sumber : https://segiempat.com

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Bagi sebagian orang, selain menguras air mata dan bikin sesak perasaan, momen putus juga merupakan momen yang memantik gengsi. Saat putus, orang jadi bisa tiba-tiba sensitif dan mudah tersinggung harga dirinya. Dalam fase setelah putus, biasanya sepasang mantan kekasih yang baru saja berpisah akan berlomba-lomba untuk terlihat baik-baik saja seolah nggak mau ngalah untuk saling menutupi kesedihan mereka. Tak heran jika sebagian orang menganggap move on atau menjalin hubungan setelah putus adalah sebuah kompetisi yang harus dimenangkan.
Nggak ada yang salah memang, tapi nggak sepenuhnya benar juga. Karena buru-buru menjalin hubungan baru setelah putus juga nggak selamanya menguntungkan. Nah, simak alasan berikut biar kamu nggak latah buat ikut-ikutan!

1. Untuk saat ini, jadikan introspeksi dan pemulihan jiwamu sebagai prioritas utamamu

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Kamu nggak perlu berpura-pura untuk terlihat baik-baik saja, kamu lebih butuh menata hati dan perasaanmu agar kembali pulih seperti sedia kala. Jadikan momen putus ini sebagai saat yang tepat untuk introspeksi diri dan berpikir ulang tentang apa yang salah dan perlu diperbaiki.

2. Tanyakan kembali ke dirimu, kenapa ingin buru-buru menjalin hubungan, sudah siap kah atau sekadar ingin mencari pelarian?

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Diakui atau tidak, tak semua orang menjalin hubungan atas dasar kesiapan. Nggak jarang, sebagian orang bahkan tak ragu untuk menjalin hubungan hanya karna didasari oleh rasa kesepian. Hubungan yang seperti inilah yang nantinya akan menjadi bumerang. Lama-kelamaan kamu akan tertekan karena menjalaninya dengan hanya setengah hati, selain itu ketidakseriusanmu ini pun akan menyakiti hati pasanganmu yang baru.

3. Jangan cari orang baru kalau masih terbayang mantan. Bukannya tulus menerima, kamu justru bisa terus membanding-bandingkan

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Saat kamu masih terbayang tentang semua ingatanmu dengan mantan, tanpa sadar kamu akan berekspektasi dan menetapkan standar yang sama untuk orang yang akan menggantikannya. Kamu akan kecewa kalau kelak nantinya sikap dan perlakuan pasanganmu ternyata sangat berbeda dengan mantanmu atau bahkan bertolak belakang.

4. Lebih baik menunda untuk mencari pasangan daripada terpuruk dalam kekecewaan yang lebih mendalam

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Kecenderunganmu untuk membanding-bandingkan pasanganmu yang sekarang dengan mantan akan membuatmu semakin larut dalam kekecewaan. Hubungan yang buru-buru dijalin atas pertimbangan yang labil dan emosi sesaat ini tak jarang malah berakhir dengan lebih sedih dan menyakitkan. Kamu tak ingin semakin menambah beban perasaanmu ‘kan?

5. Jangan biarkan emosi dan luka hatimu setelah putus berimbas pada hubungan barumu

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Wajar jika setelah putus kamu merasakan yang namanya patah hati. Seperti yang kita tahu, patah hati selalu diiringi oleh emosi negatif dan perasaan down seperti kesedihan, kemarahan, kekecewaan dan rasa tidak berharga. Sebelum menjalin hubungan dengan orang baru, pastikan kamu sudah bebas dari insekuritas dan emosi negatif tersebut biar nantinya hubunganmu dapat terjalin dengan lebih baik dan kamu tidak membebani pasanganmu.

6. Move on terlalu cepat kadang membuatmu terkesan sebagai pihak yang paling bersalah dan malah jadi bahan omongan

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Menjalin hubungan baru sesaat setelah putus akan membuat sebagian orang atau bahkan mantanmu sendiri berpikir bahwa kamu terlalu tega dan nggak punya perasaan. Risikonya, rumor yang tidak mengenakkan seperti hobi gonta-ganti pasangan dan tuduhan perselingkuhan pun akan dengan mudah menyebar.

7. Menunda menjalin hubungan baru bukan berarti kamu kalah. Justru itu akan menghindarkanmu dari risiko memilih orang yang salah

Karena Move On Bukan Ajang Balapan. Ini 7 Alasan Kamu Nggak Perlu Buru-buru Cari Pacar Baru

Kalau motivasimu segera menjalin hubungan baru cuma karena nggak mau kalah dari mantan, kamu harus berpikir ulang. Hati dan pikiranmu bahkan belum cukup jernih untuk menentukan hal apa yang lebih tepat untuk kamu lakukan. Itu hanya akan membuatmu menjadi kurang bijak dalam mengambil keputusan serta cenderung sembrono dan asal dalam menentukan pilihan.
Nggak semua hal lebih baik untuk disegerakan, salah satunya perkara menjalin hubungan baru setelah putus dari mantan. Karena untuk terlihat tegar, kamu nggak perlu saingan sama mantan buat cepet-cepetan dapat pacar.
Sumber : http://www.hipwee.com