4 Pikiran Negatif yang Buat Kamu Sulit Dapat Pacar

4 Pikiran Negatif yang Buat Kamu Sulit Dapat Pacar

Seputarmantan.com - Percaya tak percaya ada yang namanya kekuatan pikiran. Bukan soal membengkokkan sendok atau apapun yang biasa dikerjakan mentalis, namun ketika pikiran positif dapat membawa kita ke tujuan, begitupun sebaliknya.

Misalnya saja jika seseorang merasa dirinya gemuk dan tak menarik. Jika terus berpikiran negatif seperti itu, efeknya dia akan semakin merasa buruk tentang dirinya sendiri dan tidak merawat diri.

Contoh tentang kekuatan pikiran ini juga berlaku untuk urusan percintaan. Ketika sebelum mulai Anda sudah takut karena merasa diri tak ada apa-apanya, ini yang membuat Anda susah dapat pasangan. Sebelum terjerumus dalam pikiran negatif, berikut adalah empat pikiran negatif yang perlu Anda identifikasi dan buang jauh-jauh.

Menyamakan Semua Hal
Kadang kita berpikir jika satu hal buruk terjadi, kita meyakinkan diri kita bahwa itu akan terus terjadi nanti. Misalnya, jika Anda ditinggal pria incaran tanpa alasan jelas, Anda akan langsung berpikir, "Aku tidak menarik."

Dibanding berpikir negatif seperti itu, akan lebih baik jika Anda menanamkan pikiran positif seperti, "Aku tidak tahu kenapa dia tidak suka padaku, tapi banyak pria yang menyukaiku dulu, dan aku yakin seseorang di masa depan akan datang dan dia menyukaiku apa adanya."

Membuat Kesimpulan Sendiri
Langsung membuat kesimpulan sendiri adalah kesalahan yang banyak dilakukan pria dan juga wanita. Tanpa mendengar penjelasan dari si incaran, Anda bisa langsung tahu apa yang mereka rasakan.

Sebagai contoh, ketika dia lama membalas pesan, Anda akan langsung menyimpulkan jika Anda tak menarik, seolah sebagai pembenaran untuk mendukung pikiran negatif di kepala Anda. Padahal, siapa tahu jika ia benar-benar sibuk dan belum sempat membalas.

Langsung membuat kesimpulan sama saja jika Anda tidak percaya diri dan takut akan masa depan yang tak terlihat.

Terlalu Perasa
Kadang status pendekatan bisa jadi begitu emosional bagi seseorang. Mungkin memang Anda adalah drama queen, mencari perhatian atau sebenarnya memiliki kegelisahan, sifat insecure dan bertemperamen tinggi.

Jika Anda seperti ini, itu artinya Anda menunggu sesuatu yang buruk terjadi. Misalnya jika seorang pria berhenti menjawab telepon Anda, secara tak sadar Anda melihat jika pria itu tidak lagi tertarik, Anda tak layak dicintai dan pikiran buruk lainnya.

Berpikir dari Sisi Sendiri
Tiap orang memiliki cara dan tanggapan berbeda saat berhadapan dengan suatu hal. Namun kadang ketika seseorang melakukan sesuatu, Anda langsung berpikiran buruk dan membuat skenario 'Jika aku menjadi dia, pasti aku melakukannya karena..' Anda mencoba membayangkan diri Anda di posisi dia, untuk mengira-ngira yang terjadi sebenarnya.

Reaksi yang sehat untuk menanggapinya adalah: "Aku belum tahu dia lebih dalam, aku tak tahu apa yang membuatnya moody. Jadi aku akan menunggunya sehari dan melihat besok ia sudah kembali normal."

sumber : https://wolipop.detik.com

Ini yang Harus Dilakukan Saat Kekasih Tiba-tiba Minta Putus

Ini yang Harus Dilakukan Saat Kekasih Tiba-tiba Minta Putus

Seputarmantan.com - "Kita putus saja." Bagaimana rasanya jika tiba-tiba pacarmu mengeluarkan kata-kata tersebut? Rasanya mungkin seperti tersambar petir di siang bolong. Shock, sedih dan ada rasa kesal pastinya.

Anda kemudian menjadi bertanya-tanya mengapa si dia tiba-tiba memutuskan hubungan. Ada banyak alasan dan tanda tanya yang terbesit di pikiran Anda. Apakah karena kesalahan Anda, orang ketiga atau bisa jadi karena ada masalah lain. Seperti kata psikolog Anna Surti Ariani, seseorang minta putus tiba-tiba bisa jadi karena mungkin sedang menutupi masalah lain yang lebih besar.

Rasanya mungkin Anda sudah ingin berteriak karena kesal atau memohon-mohon agar hubungan tetap bisa berjalan seperti sediakala. Tapi Anda harus menguasi situasi dengan tetap tenang dengan mengkomunikasinnya secara baik-baik.

Cobalah juga untuk menganalisa permasalahan. Jika masalah ternyata datang dari Anda. Psikog Ratih Ibrahim menyarankan untuk introspeksi diri.

"Temukan apa yang harus kamu perbaiki untuk mengurangi masalah. Sampaikan permintaan maaf dan lakukan usaha untuk memperbaiki diri dan memperbaiki keadaan," saran psikolog lulusan Universitas Indonesia itu.

Tapi kembali lagi, jika hanyalah masalah sepele atau si dia tidak mau memberitahu alasannya, sebaiknya memang sudah waktunya Anda memutuskan hubungan yang tidak layak diperjuangkan. Si dia pun faktanya tidak ingin memperjuangkan hubungannya lagi.

"Kalau dari penyelidikan Anda ternyata permasalahannya sungguh hanya sepele saja, sepertinya memang sebaiknya Anda putuskan saja," tambah psikolog Anna Surti Ariani.

Langkah selanjutnya adalah segera menghapus jejaknya. Tidak perlu melihat media sosialnya, hapus foto bersamanya, masukkan barang pemberiannya ke dalam box dan taruh di tempat yang tidak mudah dilihat.

Dan terakhir, mulailah untuk memikirkan kesenangan diri sendiri. Banyak cara yang bisa dilakukannya seperti pergi ke salon, berbelanja atau sekadar pergi bersama teman. Sedih sudah pasti, namun sia-sia rasanya menangisi terlalu lama pria yang tidak 'gentle' seperti itu. 

sumber : http://wolipop.detik.com

Empat Keuntungan Punya Kulit Sawo Matang

Empat Keuntungan Punya Kulit Sawo Matang

Seputarmantan.com - Selama ini banyak yang punya anggapan kalau mau tampil cantik, nggak ada jalan lain kecuali kulitnya harus putih. Makanya, nggak sedikit di antara teman kamu yang cari banyak cara biar warna kulitnya yang sawo matang berubah jadi putih. Walau nggak putih beneran, agak-agak putih atau mendekati putih juga boleh. Padahal, cantik itu bukan soal warna kulit, tapi banyak sebab yang lain.

Kamu yang kebetulan punya kulit sawo matang kayak kebanyakan orang Indonesia, mestinya lebih bersyukur, loh. Soalnya, kulit berwarna punya banyak kelebihan yang mungkin belum kamu tahu. Selain harus bangga sama kulit sawo matang, ada baiknya kamu kenali kelebihan yang dimiliki warna kulit yang agak-agak gelap sedikit ini.

Lebih awet muda
Yang punya kulit sawo matang biasanya kelihatan awet muda karena punya serat kolagen lebih banyak. Kolagen ini yang membuat kulit kenyal dan elastis. Selama kulit kamu kenyal dan elastis, dijamin nggak gampang keriput. Kulit keriput biasanya karena kekurangan kolagen. Beruntung kan kamu yang kulitnya waso matang.

Sel-sel kulit lebih kuat
Dengan dengan warna sawo matang biasanya punya kandungan melanin di lapisan epirdemis kulit yang lebih banyak. Lapisan ini yang membuat kulit lebih tahan sama radikal bebas yang berasal dari debu, asap kendaraan bermotor, atau kotoran yang lain.

Tahan penyakit
Jumlah pigmen yang menghasilkan warna di kulit sawo matang jumlahnya cukup banyak. Nah, pigmen atau melanin yang ini bisa melindungi kulit dari sengata sinar UV yang mudah merusak jaringan sel-sel kulit. Kalau pigmen jumlah banyak, berarti pertahanan kulit kamu lebi bagus dan lebih tahan terhadap kanker kulit.

Nggak mudah iritasi
Kulit sawo matang nggak mudah iritasi waktu kena sinar matahari. Nggak ada juga belang walau kamu main seharian di tepi pantai. Beda sama yang kulit putih yang gampang iritasi dan kemerahan kalau berjemur di bawah sinar matahari.

sumber : http://www.gregetan.com

Bagian Penting yang Kerap Diremehkan Pencari Kerja di CV

Bagian Penting yang Kerap Diremehkan Pencari Kerja di CV

Seputarmantan.com - Resume karier merupakan cermin seseorang. Setelah membuat profil tentang dunia kerja yang selama ini digeluti, coba baca kembali dan bayangkan Anda adalah kepala bagian personalia. Dari sudut pandang seorang perekrut, apakah resume tadi sudah cukup menjelaskan siapa Anda dan bagaimana sepak terjang di dalam karier?

Selembar kertas resume atau profil merupakan kesempatan untuk menunjukkan siapa dan apa kemampuan Anda. Penjelasan tentang keterampilan serta latar belakang pekerjaan sangat berperan bagi perekrut untuk menentukan apakah akan memanggil untuk wawancara dan pada akhirnya merekrut Anda. Dalam membuat profil yang tepat, jangan anggap sepele bagian deskripsi pengalaman kerja.

Mengutip keterangan tertulis dari JobStreet, deskripsi pengalaman kerja lebih berharga daripada apa yang dipikirkan oleh para kandidat. Bagi para pencari kerja mungkin membosankan ketika harus menulis kembali apa yang pernah dia lakukan. Atau mungkin Anda menemui kesulitan dalam menyusun deskripsi pekerjaan, sehingga hanya mencantumkan kerja sukarela, berdasarkan proyek, atau lainnya.

Sementara bagi perekrut, penjelasan tentang apa yang pernah dikerjakan menjadi bagian terpenting untuk menggambarkan seperti apa profil Anda. Sebab, mencantumkan jabatan saja di resume tak membantu meyakinkannya untuk memanggil Anda di sesi wawancara. Terlebih, bagian personalia tentu membaca ratusan bahkan ribuan profil sehingga jika ada yang dianggap biasa-biasa saja bakal langsung dilewatkan.

Pada prinsipnya, deskripsi pekerjaan mesti ditulis dengan jelas dan ringkas. Cantumkan apa yang Anda kerjakan di perusahaan sebelumnya, apa tanggung jawab yang diemban, dan keterampilan apa yang sudah dikembangkan. Sebutkan juga di mana letak kelebihan dan kekurangan Anda, serta pencapaian yang berhasil dan tidak, lalu jelaskan alasannya. Berikut ini panduan dalam membuat deskripsi pekerjaan sehingga membantu perekrut untuk memahami siapa Anda:1. Merinci pengalaman
Mulailah dengan menyebutkan jabatan, nama perusahaan, lokasi, dan lamanya bekerja. Buatlah daftar pengalaman kerja dalam urutan kronologis dimulai dengan pengalaman yang paling baru.

2. Jelaskan tanggung jawab
Uraikan gugus tugas dan tanggung jawab Anda dalam pernyataan yang singkat dan menggunakan kata- kata yang kuat seperti “mengembangkan”, “menyusun”, “mengatur”, dan “mengatasi”. Fokus pada keterampilan dan kelebihan yang Anda miliki serta menjadi bagian penting untuk bidang yang ditekuni.

3. Langsung pada intinya
Jelaskan langsung pada intinya namun dengan kata-kata yang bervariasi. Anda tentu tak mau semua deskripsi pengalaman kerja terlihat sama, bukan?
4. Buat kata kunci yang tepat
Carilah kata kunci yang harus Anda cantumkan untuk setiap pekerjaan. Jika ragu, lihatlah deskripsi kerja saat ini dan cocokan dengan keterampilan yang  dibutuhkan untuk pekerjaan yang dilamar.

5. Hitung prestasi
Hitung prestasi dan tanggung jawab Anda. Gunakanlah angka, jumlah, nilai, dan persentase agar terukur dengan baik. Misalnya, meningkatkan penjualan menjadi 40 persen, mengawasi sebuah tim yang terdiri dari tujuh orang, mendesain sebelas website, dan lainnya.

6. Jabarkan prestasi yang mengemuka
Tak perlu membeberkan semua tanggung jawab yang pernah diemban. Buatlah poin-poin atau alinea deskripsi pekerjaan, sehingga perekrut fokus pada prestasi yang Anda buat.

Contoh deskripsi pengalaman kerja
#Posisi: Sales Manager di PT. Laris Manis, Jakarta
Tanggung jawab: Menangani proses penjualan dari awal kontak (lead generation), presentasi, proposal, sampai negosiasi kontrak dan pelaksanaan. Melebihi target penjualan triwulan dan tahunan sebesar 40 persen.

#Posisi: Programmer di PT. Internet Jaya, Bandung
Tanggung jawab: Menyelesaikan proyek pengembangan aplikasi dan web design untuk klien  dari dua perusahaan besar. Dua tugas itu tuntas satu bulan lebih awal dari tenggat.

#Posisi: Sales Associate di PT. Kuncup Prima, Semarang
Tanggung jawab: Menyediakan pemasaran secara langsung serta mendukung penyalurannya ke lapangan/pelanggan. Membantu menghasilkan, memeriksa kualitas, dan memproses penjualan. Bertugas melayani pelanggan, mencari/menyediakan/membuat data base competitor, dan mengimplementasikan promosi pemasaran.

sumber : https://cantik.tempo.co