P3K (Pertolongan Pertama Pada Kasmaran) Ala Cinta

“Kasmaran” adalah kata lain dari “Jatuh Cinta” yang ditambah “mabuk kepayang” dan dikasih bumbu “tergila-gila”.

Ini adalah kondisi “PALING KRITIS” sekaligus “PALING KLIMAKS” bagi seorang manusia.
Bagaimana tidak…

Coba bayangkan orang yang sedang kasmaran, sangat kritis karena saat-saat seperti ini, “processor” otaknya sedang hank dan hampir gak bisa berfungsi, alias segala tindak tanduk dan tutur kata akan meluncur tanpa kendali…ups salah….dengan kendali tapi hanya dikendalikan oleh obyek penyebab “kasmaran” tersebut. Dan repotnya….segala sesuatu meluncur dengan energi yang maksimal….. Seringkan…lihat orang yang sedang kasmaran menjadi begitu beraninya keluar dari rasa takut akan air demi ditantang si doi untuk temani renang berdua….wuiii…semua penghalang potensi spontan rontok kalau ada si kasmaran ini.

Menurut pandangannya sendiri…berasa jadi hebat banget…seperti RAMBO atau Princess yang tampil prima, padahal kalau orang-orang di sekelilingnya yang “nge-lihat” biasanya terlihat seperti orang “B-L-O-O-N”, karena sebagian besar tingkahnya jadi “gak…masuk logika”.

Nah….makanya coba perhatikan 2 cara di bawah ini untuk Pertolongan Pertama Pada saat Kasmaran (P3K) sebelum …jadi “B-L-O-O-N”.

1.Periksa MATA





Stadium awal dari serangan “kasmaran” ini adanya di mata,…kenapa mata? Lha…iya lah…cocok dengan pepatah “Dari mata turun ke hati “. Jadi gejala awalnya ada dikerja mata yang gak…biasa. Kalau si DOI terlihat, maka biji mata dah gak bisa dikendalikan lagi oleh akal sehat, karena seperti ..lempengan besi yang tertarik oleh magnet…ke mana aja tuh magnet bergerak pasti besinya ikut bergerak. Padahal biasanya yang bikin mata langsung “auto-focus” adalah wajah yang cantik atawa ganteng dari si DOI…kan ? Wah, kalau sudah bertatapan dengan mata si DOI…langsung deh gak bisa ngelihat hal-hal yang negatif dari dirinya, pokoknya semuanya positif….perfect…sempurna.
Tapi sebenarnya yang dilihat itu cuma yang kelihatan di luar, dan asal tahu aja yang paling gampang berubah justru semua yang kelihatan dari luar (alias.. fisik). Jadi gawat,..kan kalo kamu terserang matanya karena “kasmaran”.

Jadi gimana, donk…kalau mata dah mulai “tertarik dengan si DOI”?
Jawabannya ada di I Samuel 16, waktu Samuel disuruh Tuhan untuk cari calon raja Israel, Mata nabi Samuel sangat tertarik, tapi bukan tertarik untuk cari calon pasangan hidup tapi calon raja. Samuel tertarik dengan anak-anak bapak Isai yang gagah-gagah dan ganteng, rasanya mereka itu dah yang paling perfect…sempurna gak ada cacatnya. Tapi lihat di I Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
Karena Tuhan tahu,…bahwa semua yang terlihat oleh mata seringkali menipu, tapi apa yang di hati itulah yang paling benar.

Jadi…mau dapat jodoh, yang cuma bagus di luar aja ? Ooo…tentu tidak…bukan.
Tapi bagaimana caranya supaya bisa tahu yang di dalamnya bukan cuma ngelihat “bungkusnya” (fisiknya) saja?
Ikuti caranya Samuel,…yaitu tanya ke Tuhan Yesus, ajak ngobrol, karena kan yang tahu hati orang cuma Tuhan, jadi hanya Tuhan yang bisa kasih tahu kamu.

Bagaimana kalau sudah tanya, tapi belum dijawab Tuhan? Yah…jangan respon apa-apa dulu.
Tapi mana tahaaan…?! Bisa donk…kan I Yohanes 4:4 aja bilang bahwa, “.. Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia…”

2.Periksa JANTUNG



 
Stadium berikutnya….kalau yang pertama tadi dibiarkan terus… dan si DOI kali ini berada dalam posisi yang semakin dekat dengan kita…wuaah….irama jantung langsung spontan berubah dari irama “bedug takbiran” menjadi irama “drumband”. Tahu…akibatnya? cara kerja otak langsung terhenti bisa sampai 90%...alias gak bisa mikir…. Yang 10% bekerja mencari-cari alasan…”mau ngapain yah kira-kira DOI mendekati diriku”…dan keluarlah berbagai alternatif adegan-adegan yang terbayang….”wah…jangan-jangan DOI mau nyapa aku”,…atawa..”jangan-jangan DOI mau mengagumi potongan rambutku”…atawa…”jangan-jangan DOI cuma mau bilang selamat hari Senin..”..atawa…atawa… wah bisa buanyak deh bayangan-bayangannya.
Eits…asal tahu aja,..menurut survey, biasanya yang terjadi gak pernah ada yang sama seperti yang dibayangkan…waaah….rugi…

Lha…iya, yang ada juga kita cuma gigit jari, karena ternyata DOI cuma ambil pulpennya yang jatuh dekat kaki kita….gubraak…!

Gimana, donk cara jaga irama jantung supaya gak bikin kita berfantasi kosong…..?
Caranya…kalau DOI mendekat dengan gerak-gerik mencurigakan, sebelum 90% kerja otak berhenti dan yang 10% kerja bikin fantasi yang aneh-aneh,…langsung aja buka suara,..sapa si DOI, bilang aja..”Hai….” atau “Hallo…” atau sejenisnya.

Tapi jangan langsung diam….tar jadi kelihatan “B-L-O-O-N”-nya, tanya aja “ada yang dicari?” atau “Apa kabar?” Kan, kalau DOI jawab, “wah, maaf aku lagi mau ambil pulpenku yang jatuh itu dekat kakimu.” Pasti, spontan otak gak bakalan “terganggu” dan tidak menciptakan fantasi kosong dan irama jantung akan cepat jadi normal. Tahu tidak….sebenarnya kamu sudah lepas dari berbuat dosa… Koq…bilang gitu?
Yah…coba lihat di Matius 5:28 “...Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya…” Jadi ber-andai…andai, ingin berduaan dengan DOI itu dah “berbuat dosa zinah”..hihh serem.

Makanya,…ingat baik-baik 2 hal di atas kalau ketemu sama DOI,..supaya gak jadi..B-L-O-O-N!
Mau tahu lebih banyak tentang bagaimana menemukan DOI yang dari Tuhan? Kamu bisa menghubungi nomor-nomor telepon di bawah ini yang sesuai dengan area ibadah kamu. Nanti ada kakak-kakak yang bisa menolong kamu !


Sumber : abbalove.org